SHARE

BATAM, isukepri.com – 17 Februari 2013, Komunitas Bengkel Sabda kembali mengadakan kegiatan bakti sosial ke Tanjung Caros, Pulau Galang yang memiliki 15 KK. Di pulau ini terdapat sebuah mushola dan rumah rumah yang berada di pinggir laut, warga Tanjung Caros ini tidak hanya memiliki pekerjaan sebagai nelayan saja tapi juga sebagian warga memiliki pekerjaan membuat arang.

Seperti yang di jelaskan oleh Bapak Awang Sabtu selaku Ketua RT 3 di Tanjung Caros, “Pendapatan warga disini sangat susah melaut saja tidak cukup, sedangkan untuk membuat arang saja membutuhkan 1 ton kayu sehari, dan pendapatan tetap saja minim”.

Kegiatan bakti sosial ini mendapat apresiasi dan respon positif dari warga Tanjung Caros. Hal ini diungkapkan oleh Bapak Awang, baik selaku pribadi maupun pemerintah sangat menyambut baik dan mendukung sepenuhnya kegiatan baksos Bengkel Sabda ini, dan juga berterima kasih atas dipilihnya Tanjung Caros sebagai tempat pelaksanaan kegiatan bakti sosial.

Dalam kegiatan Bakti Sosial ini Bengkel Sabda memberi bantuan 1 buah genset pemompa air, sembako untuk 15 KK, makanan ringan untuk anak anak dan alat-alat tulis untuk anak sekolah.

Selain itu, anggota Bengkel Sabda dan warga setempat bergotong-royong membuat sebuah kolam ikan lele berukuran 3 meter x 9 meter dengan menggunakan terpal.

Sugiarto selaku Wakil Ketua Umum dari Komunitas Bengkel Sabda menjelaskan, “Kolam ikan lele ini bertujuan untuk membantu warga, dan semoga dapat membantu meningkatkan perekonomian dari warga yang minim. Dan dalam rangka penularan bisnis atau mencetak wirausaha dari warga hinterland, pelatihan bisnis skala kecil dalam bidang lele menggunakan terpal dipandu oleh Bapak Adam sebagai tenaga ahli yang sudah berpengalaman karena memiliki peternakan ikan lele yang berada di Batu Aji, Batam”.

“Terima kasih banyak untuk semua anggota Bengkel Sabda dan dari anggota IKMI dengan perwakilan Mbak Wiwik Lestari dan dari anggota ISKY dengan perwakilan Pak Purwanto yang sudah membantu melancarkan kegiatan ini, terima kasih juga untuk bapak Muryanto yang sudah ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, dan terima kasih untuk semua yang sudah membantu kami dalam berdonasi.” ujar Oliv selaku panitia bakti sosial.

Komentar salah seorang Pengurus Bengkel Sabda, adalah “Kita semua adalah bagian dari bangsa dan negara Indonesia. Kuncinya adalah mau dan bisa, maka kita tak sekedar bicara, tapi berbuat nyata. Bakti sosial ini dilaksanakan tanpa konflik pribadi, kesukuan, keagamaan, politik. Hanya berlandaskan tujuan yang tulus dan murni untuk membantu masyarakat.” (Kevin)

NO COMMENTS