SHARE

Tanjungpinang, IsuKepri.com – Peminat buah lokal yang dijajakan oleh pedagang di Kota Tanjungpinang, kalah saing dengan buah impor dari Singapura dan Thailand. Meski harganya mahal, masyarakat tetap membelinya di banding buah lokal.

“Sekarang ini, buah-buahan yang berasal dari Singapura dan Thailand lebih banyak diminati warga Tanjungpinang, dibanding dengan buah yang berasal dari wilayah tempatan atau lokal,” kata pedagang buah di Jalan Pramuka, Kandar (24/4).

Meskipun tidak semua jenis buah, namun buah impor seperti anggur, jeruk dan mangga mampu menyaingi permintaan buah lokal yang sama. Ia menambahkan, hal itu dikarenakan kondisi buah, serta rasa buah impor lebih enak dari pada buah lokal.

“Seperti anggur hitam dari Singapura, harganya mencapai Rp75 ribu per kilo gramnya dan anggur merah mencapai Rp65 ribu per kilo gramnya, sementara harga buah lokal yang sama berada di bawah harga buah impor tersebut, namun tetap saja pembeli memilih buah impor dari pada lokal,” katanya.

Uniknya lagi, kata dia, mangga yang diimpor dari Thailand memiliki kulit berwarna kuning keseluruhannya dengan bentuk tipis, selalu menjadi incaran pembeli. Sambungnya, hal tersebut dikarenakan rasa yang diberikan mangga Thailand jauh lebih manis dengan biji yang sangat tipis, sehingga menjadi pemicu banyaknya peminat buah tersebut dari pada mangga lokal yang memiliki warna cenderung kuning kehijau-hijauan namum memiliki rasa yang sedikit asam.

Menurut dia, padahal mangga lokal dan impor Thailand tersebut memiliki usia buah yang sama, namun rasanya yang membedakan. Kisaran harga mangga Thailand yang bervariasi sekitar Rp30 ribu per kg, tetapi mampu mengalahkan minat pembeli terhadap mangga lokal yang memiliki harga murah dari pada impor negara gajah putih tersebut.

“Secara keseluruhan, perbedaan buah impor dan buah lokal itu tampak dari rasanya, karena buah impor itu jauh lebih manis dari pada buah lokal,” ucap Kandar pada IsuKepri.

Ia juga menambahkan, selain kurangnya minat pembeli buah lokal itu di Kepulauan Riau (Kepri), saat ini buah mangga belum musim, sehingga mempengaruhi minat pembeli.

“Memang saat ini belum musim buah mangga di Kepri, sehingga buah mangga impor dari Thailand tersebut banyak diminati warga Tanjungpinang,” ucapnya. (Saoed)

SHARE

NO COMMENTS