SHARE

Tanjungpinang. IsuKepri.com – Sebanyak dua Calon Legislatif masing – masing dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terpaksa mundur, karena diketahui masih terikat sebagai pegawai.

“Pertama, Rustam dari PAN telah mengundurkan diri sebagai caleg untuk Pemilu 2014 mendatang, karena masih terikat sebagai honorer di cabang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD),” ujar komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karimun, Bambang, Selasa (30/7) di Hotel Laguna Tanjungpinang.

Selain terindikasi sebagai pegawai di BUMN anak cabang Jasa Raharja, Bambang menambahkan, Rustam Dapil Karimun 1 nomor urut 4 tersebut juga merangkap sebagai perangkat desa, yakni ketua RT.

“Kemudian Parwati yang merupakan caleg wanita dari PKS dinyatakan mengundurkan diri, karena terindikasi pegawai Pemda,” tambahnya lagi.

Menurutnya, Parwati yang berada di Dapil Karimun 3 dengan nomor urut 3 tersebut, diduga anggarannya bersumber dari keuangan negara.

Sementara itu, sambungnya, masih ada beberapa calon yang terindikasi sebagai perangkat desa, pegawai BUMN dan BUMD serta yang menggunakan ijazah palsu.

“Hingga saat ini, KPU Karimun sudah sampaikan indikasi para calon ke partainya masing – masing, dan sampai kini masih menunggu kebijakan dari partai terkait,” imbuhnya. (SAUD MC)

SHARE

NO COMMENTS