SHARE

Bintan, IsuKepri.com – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi Kepri, melakukan monitoring Daftar Pemilih Sementara (DPS) di setiap kelurahan menjelang pengumuman DPS 17 September 2013 mendatang.

Ketua KPUD Kepri Arison yang didampingi anggota KPUD Bintan Agung, langsung turun ke kelurahan Sei Lekop dan Kijang Kota.

Dikelurahan Sei Lekop, KPUD Kepri masih menemukan DPS yang belum ditempelkan dipapan pengumuman.

“Kita masih menemukan DPS yang tidak ditempel di papan pengumuman. Sebab, hal ini sangat penting diketahui oleh masyarakat sebagai pemilih. Makanya dilakukan monitoring, sudah sejauh mana kesiapan disetiap kelurahan dalam menghadapi pesta demokrasi nanti,” ujar Ketua KPUD Kepri Arison disela kunjungannya di kelurahan Sei Lekop, Selasa (20/8).

Arison mengatakan, sambil menunggu DPS diumumkan, pihaknya masih menunggu tanggapan dari masyarakat dan partai politik guna kesempurnaan DPS tersebut.

“Monitoring ini juga untuk melihat hasil – hasil perbaikan DPS itu,” ujarnya.

Sementara itu, anggota KPUD Bintan, Agung menambahkan, hal ini dilakukan guna mengantisipasi pemilih ganda yang nantinya dipantau dengan sistem informasi data pemilih (Sidalih).

Di kelurahan Kijang Kota, perangkat kelurahan siap mensukseskan Pemilu 2014 mendatang. Semua data pemilih dalam DPS lengkap tertera di papan pengumuman. Masyarakat yang ingin melihat bisa langsung ke kelurahan.

“Kita sudah siapkan sejak jauh hari untuk kesuksesan Pemilu mendatang,” ujar Lurah Kijang Kota, Muhammad Sofyan.

Di kelurahan Kijang Kota, terdapat 54 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan jumlah pemilih 19953 pemilih.

Selain itu, menurut Agung, yang bakal terjadi kerawanan terdapat di TPS 47 dan 49, pasalnya jumlah pemilihnya sangat banyak.

“Kita minta agar dapat diantisipasi saat pencoblosan nanti, karena ada penambahan pemilih yang berasal dari luar, karena masuk didalam pengawasan dan saksi dari setiap Parpol,” imbuhnya.

Agung menegaskan, penambahan daftar pemilih nanti, juga akan dicek kembali. (RAMDAN)

NO COMMENTS