Warga: Jogoboyo LSM Atau Preman

Warga: Jogoboyo LSM Atau Preman

2348
0
SHARE

Batam, IsuKepri.com – Perampasan baju yang dilakukan warga Tanjung Uma saat kericuhan pada minggu (20/10) kemarin, menimbulkan banyak pertanyaan masyarakat khususnya warga yang tinggal di Kelurahan Tanjung Uma.

\”Sebetulnya, Jogoboyo itu LSM atau preman?, kok mereka selalu bikin ulah saja di Batam ini,\” ujar Umar Harianto selaku aktivis muda yang tinggal di Tanjung Uma, Selasa (22/10).

Selaku warga lama di Tanjung Uma, Umar merasa kesal dan prihatin akan sikap yang dilakukan sejumlah kelompok anggota yang datang tidak dikenal tiba – tiba menyerang warga.

Perjuangan belum berakhir untuk tanah wilayah Kampung Tua, Tanjung Uma Batam, BP Kawasan Batam, Pemko Batam, BPD Batam dan BPN harus mengeluarkan surat tanah dan sertifikat tanah yang sah untuk masyarakat Tanjung Uma yang memiliki lahan, dari Tahun 1951 hingga tahun 2013. Bahkan, pemilik tanah di Tanjung Uma bayar PBB, akan tetapi tidak mendapat surat tanah yang sah. Disinyalir terjadi konspirasi politik dan ekonomi.

“Kami mohon pihak penegak hukum di NKRI mengungkap kasus ini sampai tuntas. Siapa saja aparat yang terlibat, agar di hukum sesuai UU yang berlaku, kalau kasus ini tidak selesai ditakutkan akan terjadi seperti di mesuji, merdeka perjuangan belum berakhir,” ujar Umar.

Menurut warga Tanjung Uma lainnya, ketika di wawancarai IsuKepri.com, kampung tua sudah ada sejak 1832 (buka literatur), NKRI jangan dijadikan tameng untuk membela cukong.

“Sebelum BP Batam dibangun, Kampung ini sudah ada yang menempati,\” ujar Ismail selaku koordinator lapangan pada aksi besok (red, Rabu).

Sementara, dalam tuntutan aksi demo yang kedua, warga menuntut agar Soeryo Respationo turun dari jabatannnya, Otorita juga di tiadakan lagi karena tidak membantu masyarakat kecil di Batam khususnya, dan Cak Nur selaku ketua Jogoboyo diminta warga untuk bubarkan aksi kepremanan di Batam.

Selain itu, aksi demo pada Rabu (23/10) hari ini, akan menggelar aksi dengan cara pelumpuhan bandara. Hal itu juga, masyarakat akan menyusun beberapa strategi yang telah di musyawarahkan dari warga pulau – pulau, elemen masyarakat, sejumlah mahasiswa dan berbagai banyak elemen seperti Aliansi Mahasiswa Kota Batam. (CR03)

NO COMMENTS