SHARE

Tanjungpinang, IsuKepri.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepualuan Riau, menyebutkan anggaran operasional untuk Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) mengalami penyusutan di seluruh Indonesia.

“Penyusutan anggaran sekitar Rp525 ribu itu, bukan hanya terjadi di Panwascam di Kabupaten Bintan saja, tetapi diseluruh Indonesia,” tutur Divisi Pengawasan Bawaslu Provinsi Kepri, Indra, Sabtu (4/12) kepada IsuKepri.com.

Menurut dia, penyusutan anggaran itu juga tidak terjadi pada operasional saja, melainkan terjadi di seketariat Panwascam se Indonesia. Hal itu juga, berdasarkan dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional Perubahan (APBNP).

“Untuk dana dari APBNP itu, tentunya tidak sama dengan dana dari APBN murni,” katanya.

Sedangkan, kata dia, Surat Keputusan (SK) untuk Panwascam di masing – masing kecamatan yang menggunakan anggaran dari APBNP itu sebelumnya berlaku hanya untuk dua bulan, dan terhitung sejak September 2013 hingga November 2013.

“Kemudian SK tersebut diperpanjang menjadi empat bulan, yakni September hingga Desember 2013,” ujarnya.

Selain itu, meski masing – masing Panwascam di seluruh Indonesia mengalami penyusutan anggaran. Tetapi, honor untuk Panwascam itu dinaikkan.

“Saat ini, honor untuk anggota Panwascam dari Rp750 menjadi Rp1 juta. Sedangkan untuk Ketua, dari Rp1 juta menjadi Rp1.250.000,” ucap Indra. (ALPIAN TANJUNG)

NO COMMENTS