SHARE

Tanjungpinang, IsuKepri.com – Guna menambah pendapatan dan meningkatkan ekonomi keluarga, Idrus yang akrab disapa Syharil ini, memanfaatkan pompong miliknya dengan memberikan jasa pelayanan sewa kepada para pemancing mania yang hobi memancing di wilayah sekitaran pantai.

Menurut pria asli Tanjungsiambang ini, pompong yang ia sewakan tidaklah mahal, tergantung permintaan dari konsumen yang ingin menggunakannya. “Saya memberikan tarif penyewaan pompong Rp50 ribu untuk sehari, dimulai dari pagi sampai sore,” kata Syahril, Sabtu (29/3).

Meskipun hanya memiliki satu pompong dengan mesin kecil, Syahril bisa sedikit menambah pendapatannya. ”Kadang ada saja orang yang menyewanya untuk memancing,” ucapnya.

Dulu, menurut Sayhril, pompong yang disewakannya itu ada dua unit, satu miliknya dan satu lagi milik adik kandungnya. Tetapi, karena si adik, menginginkan biaya untuk suatu kebutuhan, maka pompong miliknya dijual, sehingga kini ia bertahan dengan 1 unit pompong saja.

“Sebenarnya memang ada niat untuk menambah jumlah pompong sewaan ini, tetapi karena tidak memiliki dana untuk itu sehingga keinginan tersebut batal. Tetapi dalam hitungan bebrapa hari, ada saja orang yang ingin menyewa pompong untuk memancing di sekitaran laut Tanjungsiambang ini,” ucapnya.

Tidak ingin mencari untung sendiri, Syahril juga mengajak beberapa warga Tanjungsiambang untuk menyewakan pompong atau perahu dayung sekirannya.

“Tergantung tarifnya, kalau sampan dayung seharga Rp50 ribu dan kalau pompong dengan mesin besar biasanya kami sewakan Rp150 ribu per hari,” ucapnya.

Tetapi, sebagai nelayan tempatan, sambung Syahril, ia juga terus mengawasi para penyewa pompong atau sampan. Karena sempat kejadian penyewanya hanyut.

“Dulu pernah ada beberapa orang yang menyewa sampan dayung untuk memancing, melihat gerak gerik yang tidak biasa melaut, mereka rupanya hanyut. Langsung lah kami jemput mereka dengan selamat,” kata Syahril.

Sebab itu, tambahnya, kalau memang penyewa tidak bisa melaut, segera beritahukan. Sehingga, ia bisa menyediakan pendamping untuk para pemancing.

“Kita pun tidak sembarang memberikan sewaan sampan atau pompong, kalau mereka mau memancing tetap kita awasi dari kejauhan, bahkan kalau minta jemput pun kita bersedia jemput,” katanya.

Dari kejadian itu, kata Syahril, ia hanya menyewakan pompong atau sampan bagi penyewa yang memancing di perairan yang masih dapat dipantau oleh mata. Sementara kalau memancing di perairan yang jauh, disarankan untuk membawa pemandu sendiri atau pihaknya bisa menyediakan dan tergantung kesepakatan dan jadwal yang tepat untuk memancing. (SAUD MC)

NO COMMENTS