SHARE

Tanjungpinang, IsuKepri.com – Wali Kota Tanjungpinang yang diwakili oleh asisten I bidang Pemerintahan Kota Tanjungpinang, Suyatno resmi membuka Festival Seni Kreatif yang bertemakan “Kebangkitan Negriku” yang dilaksanakan selama 4 hari yakni 18 – 21 Juni 2014 di Lapangan Pamedan A Yani Tanjungpinang, Rabu (18/6). Acara itu juga, merupakan kegiatan Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kota Tanjungpinang.

Dalam sambutannya, Suyatno menyampaikan, tema yang diambil dalam kegiatan tersebut sangatlah tepat, karena termasuk dalam visi dan misi Pemko Tanjungpinang.

“Dalam salah satu misi yang kami usung adalah mengembangkan potensi pariwisata dan daerah. Dengan adanya pelaksanaan festival seni ini, kita harapkan segala potensi yang berakar dari budaya dapat dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Tanjungpinang,” ujar Suyatno.

Dikatakanya, sebagaimana diketahui, Tanjungpinang merupakan salah satu pusat kebudayaan Melayu yang menyimpan potensi dibidang kesenian. Tentunya, potensi tersebut harus dimanfaatkan semaksimal mungkin melalui penambahan unsur dan sentuhan kreatif.

“Supaya kesenian tersebut mampu memberi nilai tambah dari sisi ekonomi bagi pelakunya,” katanya.
Diakhir sambutannya, Suyatno mengatakan, melalui seni kreatif yang dilaksanakan sejak 18 hingga 21 Juni mendatang, bisa melahirkan dan memunculkan kreasi pada seluruh peserta yang ikut dalam ajang pameran tersebut.

“Terakhir, saya berterimakasih kepada para peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat untuk kita semua,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, sambutan ketua panitia yang juga Kepala Bidang (Kabid) kebudayaan Disbudpar Tanjungpinang, Syafaruddin menyampaikan, maksud dan tujuan pelaksanaan Festival Seni Kreatif Kota Tanjungpinang tahun 2014 adalah sebagai wadah unjuk kreativitas para pelaku seni kreatif Tanjungpinang.

Dengan tujuan untuk menimbulkan semangat dan meningkatkan daya kreativitas pelaku seni kreatif, hingga kreativitas yang dihasilkan mampu memberikan nilai tambah dari segi ekonomi pada produk yang dihasilkan.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir pelaku seni dan masyarakat yang lebih kreatif dan mampu membangkitkan perekonomian daerah dari sektor ekonomi kreatif,” kata Syafaruddin.

Sementara pelaksanaan Festival Seni Kreatif ini, sambung Syafaruddin, menampilkan kreasi rumah produksi, komunitas perupa, fotografi, pelaku ekonomi kreatif lainnya dengan jumlah peserta sebanyak 40 stand.

“Selain itu, penyelenggaraan festival seni kreatif juga diisi dengan lomba band kreatif yang diikuti 6 grup dan lomba melukis kreatif yang diikuti 22 pelajar SMA/ SMK,” ujarnya.

Selain itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Juramadi Esram mengatakan, promosi ini sudah dilakukan beberapa hari sebelum acara dimulai. Hal itu juga merupakan salah satu agenda pariwisata untuk memasarkan pariwisata di Kota Tanjungpinang.

“Kita sudah melakukan sosialisasi ke media dan radio. Besok kita akan menyurati semua hotel di Tanjungpinang untuk membawa tamu – tamu mereka datang ke Pamedan. Setidaknya mereka bisa melihat langsung pameran ini,” sebutnya.

Sementara, setelah acara pembukaan, Suyatno dan Juramadi melakukan kunjungan ke beberapa stan pameran. Mereka cukup terkesima melihat pameran yang dipamerkan oleh masyarakat Tanjungpinang. (AFRIZAL)

NO COMMENTS