SHARE

Batam, IsuKepri.com – Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama Kementerian Pekerjaan Umum Pusat akan mengerjakan pembangun dua Fly Over (Jalan layang) sebagai infrastruktur jalan untuk mengatasi kemacetan awal tahun 2015.

“Pembangunan Fly Over ini akan dikerjakan tiga tahap. Tahap pertama akan dimulai pada 2015 dan ada beberapa yang dirubah seperti di Simpang Kabil, Simpang Jam. Dua simpang tersebut akan dibuat jalan layang dari arah Nagoya ke bandara dengan dua jalur kiri dan kanan terdiri dari 3 lajur,” papar Wakil Walikota Batam, Rudi di lantai 5 kantor Pemko Batam, Selasa (11/10).

Rudi mengatakan, pembangunan Fly Over (Jalan layang) di Simpang Jam, akan dibangun sepanjang 150 meter dan memakan anggaran sebesar Rp157 miliar selama tiga tahun. Jalan layang di Simpang Kabil sepanjang 425 meter dan membutuhkan anggaran sebesar Rp425 miliar selama tiga tahun.

“Detail engineering design (DED) sudah disiapkan Kementerian PU, tinggal pengerjaannya saja,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, agar masyarakat tidak complain lantaran atas pengerjaan proyek tersebut menimbulkan jalan macet pada waktu sore.

“Dalam pengerjaann jalan layang pastinya akan mengganggu  pengguna jalan, sehingga menimbulkan macet. Namun, untuk mengantisipasinya akan disiapkan jalur alternative,” katanya.

“Masyarakat dihimbau agar menjaga kondisi jalan. Selain itu Kemeterian Pusat juga meminta mengkondisikan dengan Polantas, Pemerintah Kota Batam bersama Badan Pengusahaan Batam,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Batam, Yumasnur menyampaikan, pengerjaan jalan layang ini akan dilaksanakan awal tahun 2015, dan proyek ini juga dari Kementerian Pengerjaan Umum Pusat yang diserahkan kepada Pemerintah Kota Batam. Proyek ini juga sudah direncanakan sejak dua tahun sebelumnya. (AJANG NURDIN)

NO COMMENTS