SHARE

Batam, IsuKepri.com – Atas ketidaknyamanan pelayanan asuransi kesehatan terhadap beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, Kepala Cabang PT Asuransi Bosowa Priskop, Muhammad Santoso mengaku akan lebih meningkatkan lagi pelayanan terhadap asuransi tersebut.

“Hal ini juga, ada mis komunikasi antara pihak Rumah Sakit Awal Bros dengan kami. Oleh karena itu, saya mohon maaf kepada anggota dewan yang kurang terlayani di rumah sakit. Untuk kedepan, kami akan tingkatkan pelayanan,” ucap Santoso saat klarifikasi bersama anggota Komisi II di kantor DPRD Kota Batam, Senin (8/12).

Ia mengatakan, saat ini pihak asuransi Bosowa telah menurunkan petugas ke Rumah Sakit Awal Bros. “Kami sudah menurunkan petugas di rumah sakit yang bersangkutan saja, karena rumah sakit yang dirujuk, selain awal bros tidak ada masalah,” paparnya.

Selain itu, atas nama pihak Asurasi Bosowa, Santoso mengklaim jika telah membayarnya, bahkan telah ada deposit yang lumayan besar nilainya. Akan hal itu, ia akan memaksimalkan pelayanan untuk semua peserta asuransi.

“Tidak benar bahwa pihak kami tidak membayar ke pihak rumah sakit,” ujarnya.

Sementara itu, hal yang sama juga disampaikan oleh Sekretaris DPRD Kota Batam, Marzuki, bahwa pagu anggaran asuransi untuk angota dewan sekitar Rp1,1 miliar, sedangkan penandatanganan kontarak dengan asuransi Bosowa per tiga bulan sebesar Rp279 juta.

“Penandatangan kerjasa dengan PT Asuransi Bosowa di mulai sejak 5 Oktober hingga 31 Desember 2015,” ucap Marzuki.

Ia juga menyampaikan, untuk tahun depan dengan ada kebijakan pemerintah bahwa warga Indonesia harus terdaftar di BPJS. “Untuk tahun depan, bagi anggota dewan dan staf tidak ada lagi asuransi komersial dan akan terdaftar di BPJS,” paparnya. (AJANG NURDIN)

NO COMMENTS