SHARE

Batam, IsuKepri.com – Pada pelaksanaan rapat paripurna istimewa yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, H. Muhammad Sani menyembutkan, dalam pembangunan yang harus diraih bukan hanya dimensi sosial yang meliputi material saja.

“Melainkan, dimensi spritual merupakan sebagai kunci keberhasilan,” ucap Sani saat menghadiri hari jadi Kota Batam ke – 185 di Gedung DPRD Batam, Kamis (18/12).

Dalam rangka memperingati hari jadi Kota Batam ini juga, Sani menyampaikan, kekuasaan bukanlah dimensi utama yang harus dimiliki oleh penguasa, melainkan dimensi spritual.

“Dimensi moral kuncinnya untuk meraih kesuksesan bagi  penguasa dalam membangun daerah. Artinya, penguasa sebagai pelayan masyarakat, karena dipilih oleh masyarakat.” Papar Sani.

Menurutnya, intropeksi merupakan hal yang terpenting, karena dalam mengevaluasi apa yang telah dikerjakan itu penguasa atau pemimpin harus siap untuk dicela dan dihujat.

“Kadangkala yang menurut kita benar, belum tentu untuk orang lain benar,” tutur Sani.

Selain itu, Sani juga mengatakan, kekuasaan bukankah jabatan melainkan amanah. Sebagai penguasa, tentunya sekarang sebagai pelayan masyarakat.

“Kedepan, pengabdian kepada masyarakat tentunya yang lebih baik, harus mengedapankan pelayanan yang prima,” katanya. (AJANG NURDIN)

NO COMMENTS