SHARE

Batam, IsuKepri.com – Sebanyak 12 anggota Dewan Perwalikan Daerah (DPRD) Kota Batam dari Daerah Pemilihan (Dapil) V melakukan reses di Kecamatan Batu Aji, Rabu (10/12). Dalam reses itu juga, Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Zaenal Abidin menyampaikan, pendapatan daerah Kota Batam rata – rata Rp1,6 triliun per tahun.

“Pendapatan itu, tidak sebanding dengan realisasi pembangunan yang mencapai biaya anggaran senialai Rp6 triliun per tahun,” ucap Zaenal.

Kunjungan 12 anggota dewan asal Dapil V Kecamatan Batu Aji tersebut, dipimpin oleh Zaenal Abidin. Pada kesempatan itu juga, Zaenal menyampaikan, bahwa semua aspirasi dari warga akan di tamping terlebih dahulu.

“Sebenarnya, yang belum terealisasi akan ditampung dulu, kita lihat dulu sesuai dengan keadaan keuangan kita. Karena selama ini, pendapatan daerah Kota Batam hanya Rp1,3 hingga Rp1,6 triliun dan tidak sebanding dengan yang harus dikeluarkan senilai Rp6 triliun,” papar Zaenal.

Dengan kondisi seperti itu, kata dia, aspirasi warga bukan tidak dianggarkan, tetapi ditangguhkan untuk tahap berikutnya dan sesuai dengan kemampuan biaya anggaran.

“Meski semua dianggarkan, ada mekanismenya. Ya tentunya harus menyatu dengan pengusulan di Musrenbang,” ucapnya.

Selain itu, permasalahan yang dialami warga Kecamatan Batu Aji saat ini adalah banjir dan sampah. Mengenai permasalahan tersebut, anggota dewan berjanji akan meningkatkan anggaran soal batu miring, drainase dan pengangkutan sampah.

“Bukan hanya dewan, warga juga harus sama – sama mengawasi pemerintah dalam membangun daerah khususnya Kecamatan Batu Aji,” paparnya. (AJANG NURDIN)

NO COMMENTS