SHARE

Tanjungpinang,IsuKepri.com – Masyarakat khususnya nelayan Kepri yang akan melaut dihimbau agar mewaspadai gelombang tinggi.

Demikian dikatakan Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang, Hartanto kepada www.isukepri.com. Kamis (12/2).
Dia juga mengtakan seminggu kedepan diperkirakan Kepri tetap mengalami kekeringan, dikarenakan kecepatan angin utara mencapai 20-40 Km per jam.

“Kondisi angin Utara pada saat ini seperti itu. Keadaannya diperkirakan masuk pada musim peralihan pada akhir Februari. Kepri mengalami kekeringan dan diperkirakan hujan akan terjadi seminggu kedepan dengan intensitas hujan ringan.” ujarnya, Kamis (12/1).

Dikatakannya , perairan Natuna dan Anambas tinggi gelombang mencapai 5 meter. Untuk itu perlu diwaspadai terutama bagi nelayan tradisional.

Disamping itu, tambahnya, tinggi gelombang yang masih mencapai batas waspada itu dipengaruhi oleh kondisi angin yang berstatus normal khusus.

“Arah angin Utara ini juga membawa ke Selatan Kepri yakni Jawa.Sehingga Pulau Jawa mengalami curah hujan tinggi yang menyebabkan banjir,” ungkapnya.

Menurut Hartanto,efek bagian dari Selatan Kepri tersebut tidak berpengaruh terhadap Kepri. Karena kondisi wilayah kepulauan yang dekat dengan perairan, juga aliran udara yang membawa ke Jawa.

Untuk itu, Hartanto menghimbau kepada masyarakat yang melakukan pelayaran agar waspada dan mengantisipasi terhadap ketinggian gelombang di Perairan Natuna dan Anambas. (ISKANDAR)

NO COMMENTS