SHARE

Batam, IsuKepri.com – Pemerintah Kota (Pemko) Batam secara resmi menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir tahun anggaran 2014 kepada DPRD Batam melalui sidang paripurna yang digelar, Senin (16/3).

Dalam laporan yang dibacakan langsung Walikota Batam, Ahmad Dahlan, membahas mulai dari realisasi pendapatan daerah hingga pemanfaatanya selama setahun.

Usai sidang paripurna di DPRD Batam, Dahlan mengakui, DPRD sebagai mitra pemerintah memiliki peran dalam hal pengawasan. Ini juga yang membuat ia merasa tidak cemas selama penggunaan anggaran sesuai dengan perundang – undangan atau aturan yang berlaku.

“Selama on the track kenapa harus takut,” ujar Dahlan, usai mengikuti paripurna.

Menurutnya, apa yang nanti menjadi perhatian DPRD Kota Batam pasti bukan masalah perseorangan tetapi lembaga. Karena disampaikannya tadi adalah kinerja Pemko Batam pada tahun 2014.

“Dewan adalah tim kita juga. Kita ini lembaga jangan melihat Ahmad Dahlannya,” jelasnya.

Sementara itu, dalam paripurna yang sekaligus pembentukan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Walikota Batam akhir tahun anggaran 2014 yang beranggotakan 15 orang, di ketuai oleh politisi PDI Perjuangan, Udin P Sihaloho.

Udin mengatakan, pihaknya akan memfokuskan pembahasan kinerja pemerintah daerah mulai dari nilai anggaran yang telah disahkan pada saat itu.

Ia berharap anggota DPRD tergabung di Pansus dapat objektif dalam memberikan penilaian. Apabila kinerja sang Walikota Batam baik, maka diberikan nilai yang bagus. Namun apabila sebaliknya, juga harus diberikan penilaian yang negatif.

“Karena ini LKPJ 2014. Agar ke depannya lebih transparan dan tidak timbul lagi rasa curiga,” katanya.

Ia menjelaskan, akan mempelajari laporan yang disampaikan Ahmad Dahlan. Kemudian, bila memang diperlukan, pihaknya juga akan turun ke SKPD terkait untuk melihat realitas yang ada. (SUTIADI MARTONO)

NO COMMENTS