SHARE

Tanjungpinang, IsuKepri.com – Seorang pengojek di Tanjungpinang, Darmono mengeluhkan atas naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) belum lama ini.

“Kami mau-nya harga BBM tidak naik, tapi pemerintah tetap menaikkannya, mau tidak mau kami hanya ngikut saja yang mana baiknya,” ujar Darmono kepada www.isukepri.com, Senin (30/3).

Atas kenaikkan BBM ini juga, ia mengaku, tidak bisa berbuat apa – apa. Karena, ia hanya seorang rakyat kecil dan percuma juga mau protes.

Darmono menambahkan, untuk tarif ojek susah untuk dinaikkan, takutnya penumpang komplain.

“Kalau tarif ojek dinaikkan takut penumpang komplain, ini aja sepi apalagi kalau dinaikkan tarifnya, makin sepi,” tuturnya.

Untuk penghasilannya, ia mengaku,

menentu dapatnya berapa. Kalau lagi ramai lumayan juga dapatnya dan kalau sepi dapat sedikit.

“Penghasilan tidak tentu, kalau lagi ramai dapat Rp60 – 70 ribu setiap hari, tapi kalau lagi sepi setengah hari cuma dapat 14 ribu,” ujarnya.

Akan hal itu, Darmono juga berharap, agar harga BBM tidak mengalami kenaikan lagi. (Isnaini)

NO COMMENTS