SHARE

Tanjungpinang, IsuKepri.com – Seorang peternak ikan lele di KM 13 arah Kijang, Selamat yang masih berusia 32 tahun ini mampu menghasilkan 1,5 ton ikan lele setiap bulannya.

Kolam ternak lele Selamat itu juga, dibangun dilahan kosong di wilayah KM 13 Tanjungpinang yang merupakan milik keluarganya sendiri.

“Lahan ini punya orang tua, karena tidak di garap, saya manfaatkan untuk ternak lele. Dulunya tempat ini hutan,” ucap Selamat kepada www.isukepri.com, Sabtu (28/3).

Ia menambahkan, dari ternak lele tersebut, dia dapat menghasilkan keuntungan yang lumayan. Sehingga, Selamat bisa membuka lapangan pekerjaan bagi saudara – saudaranya yang lain.

“Hasil ternak lele ini lumayan, saya bisa memperkerjakan saudara – saudara saya, ada yang ngantar lele ke pembeli atau agen dan ada juga menjaga lokasi ternak,” ujarnya.

Selain dapat memperkejakan saudaranya, Selamat mampu menghasilkan ikan lele sebanyak 1,5 ton setiap bulannya.

“Setiap bulan, hasil dari ternak lele ini bisa mencapai 1,5 ton. Tapi kalau musimnya bagus, kalau musim tidak bagus tidak sampai segitu,” paparnya.

Ia mengatakan, untuk modal awal ternak lele yang ditekuninya tersebut, dengan menggunakan modalnya sendiri.

“Modal untuk ternak lele ini pakai modal sendiri. Saya buat ternak Lele ini sejak tahun 2008 lalu. Saat itu hanya ada empat kolam. Alhamdulillah, hingga saat ini sudah 22 kolam,” katanya.

Meski usaha ternak lelenya berkembang pesat saat ini, Selamat mengaku mengalami kendala dengan penyedian air. Karena, hingga saat ini, ia kesulitan mendapatkan air tersebut, sehingga Selamat membutuhkan mesin untuk menarik air dari dalam parit.

Atas kendala itu juga, Selamat berharap bantuan pemasokan air dari pemerintah. Karena, disaat musim kemarau, air sulit didapatkan. Sehingga, proses pengelolaan ternak lele yang ditekuninya terganggu. Hal ini juga, disebabkan adanya penambangan bauksit pada tahun sebelumnya.

“Saat pengerukan bauksit itu, akibatnya banyak lahan gundul. Sehingga serapan air menjadi berkurang. Saya harap, pemerintah memberikan bantuan untuk menangani masalah ini,” imbuhnya. (Isnaini/ Rozie)

NO COMMENTS