SHARE

Tanjungpinang, IsuKepri.com – Sebuah gedung penjual material bangunan di Jalan DI Panjaitan KM 7 Tanjungpinang, Toko Samli dilalap si jago merah pada Sabtu (25/4) sekitar pukul 18.45 WIB. Toko yang terbakar ini juga, diketahui milik salah seorang pengusaha bernama Acua (41).

Pantauan di lapangan, saat api masih melalap isi dalam ruko tersebut, terdengar suara ledakan yang membuat pintu depan toko pecah. Akan hal itu, masyarakat sekitar berhampuran lantaran takut terkena serpihan yang keluar akibat bunyi ledakan dari gedung tersebut.

Atas kejadian itu juga, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah bersama Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul turun ke lokasi kejadian.

Informasi yang dihimpun di lapangan, api diduga berasal dari lantai dua bangunan tersebut. Selain itu, api semakin membesar karena di dalam toko bangunan terdapat bahan yang mudah terbakar. Bahkan, didalam toko tersebut juga terdapat satu unit truk Cold Diesel.

Atas kebakaran tersebut, sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran Pemko Tanjungpinang, dua mobil pemadam kebakaran Pemprov Kepri dan dibantu satu unit mobil pemadam kebakaran milik bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) diturunkan untuk memadamkan api.

Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Agung Yudiawan mengatakan, pihaknya belum mengetahui penyebab kebakaran yang menimpa toko tersebut.

”Penyebabnya belum diketahui. Pemiliknya sudah dihubungi dan diberitahu jika tokonya terbakar,’ ‘ujar Agung.

Terpisah, pemilik toko Samli, Acua mengatakan, tokonya setiap hari buka pukul 08.00 WIB dan tutup pada pukul 17.00 WIB. Sementara, kebakaran ini diketahuinya dari temannya.

”Saya dihubungi teman, dan memberitahu jika toko saya terbakar,” ucap Acua.

Ia mengatakan, didalam tokonya tersebut terdapat material berupa, besi dan alat bangunan lainnya. ”Ada juga satu lori cold diesel didalam toko. Tadi saya yang menutup toko,” katanya.

Kejadian ini juga, Acua memperkirakan mengalami kerugian material hingga ratusan juta rupiah. ”Ini toko saya sendiri. Kerugian karena peristiwa ini ratusan juta,” ucapnya.

Di lokasi itu juga, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengatakan, kebakaran ini belum diketahui penyebabnya. Karena itu kewenengan pihak kepolisian yang menyelidiki. ”Nanti Polisi yang mengidentifikasi tempat kejadian perkara (TKP),” ucap Lis.

Lis juga menyampaikan, pemilik toko penjual material bangunan agar menyiapkan racun api untuk antisipasi terjadinya hal yang tak diinginkan.

”Sebagai langkah antisipasi, saya minta setiap toko yang menjual bahan bangunan yang agak berbahaya agar menyiapkan racun api, untuk langkah pencegahan,” ujarnya. (ALPIAN TANJUNG)

NO COMMENTS