SHARE

Batam, IsuKepri.com – Berakhir sudah kepandaian dari dua orang pemalsu ijazah, yang selalu memberikan bukti selesai pendidikan palsu di Kota Batam.

Kedua pelaku yang berhasil diamankan oleh jajaran Polresta Barelang ialah ‎Bi dan Ir, dua pelaku pembuat ijazah palsu mulai dari tingkat SLTA dan SMK sederajat.

Kapolresta Barelang, Komisaris Besar Asep Safrudin mengatakan dari tangan kedua pelaku, diamankan barangbukti sekitar 200 lembar ijazah palsu dan 40 diantaranya sudah jadi lengkap dengan nama pemesan ijazah palsu.

” Puluhan lembar hologram ijazah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, stempel serta perangkat komputer berupa satu laptop dan PC,” ujarnya, Kamis (28/5).

Dikatakannya, pengungkapan tersebut berawal dari penyelidikan terkait jaringan cyber crime. Pada salah satu akun facebook bernama Loker (lowongan kerja) ditemukan postingan informasi jual beli ijazah melalui salah satu forum jual beli.

” Sesuai informasi tersebut, anggota memancing pelaku untuk bertemu dan kemudian dibekuk. Keduanya ditangkap pada waktu dan lokasi yang berbeda. Mereka juga bukan komplotan, tapi bekerja sendiri-sendiri,” kata Asep, Rabu (28/5).

Lanjutnya, Untuk Ir dibekuk di kediamannya di Tiban, dan Ir juga di rumahnya, kawasan Batam Center.

Kedua pelaku nekat berprofesi sebagai pemalsu ijazah itu berawal dengan kemahiranya menggunakan Photoshop, program editing gambar.

” Pengakuan kedua pelaku, awalnya hanya membantu teman-teman saja. Tapi karena mendapat keuntungan yang lumayan, mereka mulai menawarkan pada orang lain, dan akhirnya nekat memposting di media sosial,” ucap Asep.

Ijazah palsu siap pakai itu dijual Rp 1 juta hingga Rp 5 juta, tergantung bentuk pesanan yang diminta konsumennya.(SUTIADI MARTONO)

SHARE

NO COMMENTS