SHARE

Batam, IsuKepri.com – Temuan menunjukan, sebanyak 29,8 persen dari 1250 responden, akan golput(tidak menentukan pilihan) dalam pemilukada Kepri 2015.

Angka tersebut, merupakan bagian dari survey yang juga dilakukan oleh Indonesia Network Election Survey(INES).

Dalam survey yang berlangsung dari 27 April hingga 8 Mei 2015 tersebut, dijabarkan rincian persentase responden yang menurut survey, tidak akan menentukan pilihan Kepala Daerah.

“Mereka terdiri dari 18,1 persen responden, yang memang belum memiliki pilihan terhadap tokoh yang akan dipilih pada pemilukada Kepri 2015 dan 10,9 persen responden yang tidak menjawab atau menyatakan pilihannya sebagai rahasia,” ujar Gerald Sanders, Sabtu (6/6) malam.

Supervisor technical survey dari American National Election Survey tersebut menambahkan, ‚Äétemuan survei ini menunjukan distribusi pemilih yang belum nyata pilihannya.

” Hal itu menandakan adanya kejenuhan dan kekecewaan pemilih kepada partai – partai yang mengusung tokoh dalam pemilukada sebelumnya. Karena itu, mereka menangguhkan sementara pilihannya,” katanya.

Menurutnya, masyarakat mengharapkan ada perubahan signifikan dalam presentasi politik dari pemilu, termasuk kebijakan yang diberikan.

” Tapi faktanya, kebijakan yang ada tidak terlalu bermakna bagi tingkat kesejahteraan mereka dan kehidupan sosial masyarakat,” ucapnya.(SUTIADI MARTONO)

NO COMMENTS