SHARE

Tanjungpinang, www.Isukepri.com – Menceritakan kisah sukses seorang pengusaha memang tak pernah ada habisnya. Salah satunya saja seperti Mia Zulfaya, pendiri KUBE Bunda Mandiri tersebut kini telah sukses memperkenalkan kopi biji rosella hanya dengan bekal mimpi besar yang Ia miliki.

“Semua usaha berawal dari mimpi. Namun jangan hanya bermimpi, kejar mimpi itu dan usahakan wujudkan mimpi itu menjadi kenyataan,” ujar Mia Zulfaya.

Mengawali bisnisnya di tahun 2006 silam, pada mulanya Mia hanya mengolah rosella sebatas pengeringan kelopak bunga untuk diolah menjadi teh seduhan. Namun karena produk tersebut mulai ditiru para pesaing, Ia pun mulai menciptakan inovasi baru yaitu sirup bunga rosella.

Bermodalkan uang Rp 50.000,- untuk membeli gula pasir sebagai bahan baku membuat sirup bunga rosella, saat itu Mia mulai bekerjasama dengan petani dan pemerintah desa untuk memperkenalkan program menanam rosella 5 pohon setiap rumah.

Namun bukan berarti tanpa kendala, bahan baku yang disetorkan masyarakat tidak sesuai dengan standar kualitas yang ditentukan oleh Mia Zulfaya. “Kita minta bunga rosella umur 5 hari tapi yang diantarkan masyarakat umur 3 hari, jadi ketika dibuat sirup cepat basi karena rosella umur 3 hari masih banyak lendirnya,” ungkap pemilik brand Roselmia tersebut.

Setelah beralih ke produk sirup bunga rosella, ternyata produk Roselmia tak lantas bebas dari jiplakan pada pesaing. Meski dalam dunia bisnis banyak yang bilang persaingan pasar ibarat bumbu penyedap yang memberikan kenikmatan tersendiri bagi para pelakunya, namun bagi Mia kendala tersebut cukup membuatnya down sehingga Ia harus mencari ide baru untuk memenangkan persaingan tersebut.
“Ketika bisnis sedang down dan ingin refreshing melepas penat ke Daerah Lombok, saya melihat masyarakat disana minum kopi dari biji bunga rosella. Dari situlah saya mulai tertantang untuk mengolah biji bunga rosella menjadi kopi rosella satu-satunya di Indonesia,” jelas Mia.

Meski untuk menciptakan kopi rosella terdapat berbagai kendala yang Ia hadapi (khususnya kendala dalam hal bahan baku), namun pendiri KUBE Bunda Mandiri yang telah berdiri sejak tahun 2011 tersebut tetap optimis kopi rosella yang Ia ciptakan bisa menjadi salah satu produk unggulan dari Kabupaten Bintan. “Dari 100 kilogram rosella segar kita baru bisa menghasilkan 7 kilogram biji rosella yang selanjutnya akan diproses menjadi kopi,” paparnya sembari tertawa.

Kedepannya Mia berharap agar apa yang Ia jalankan saat ini bisa membantu masyarakat sekitar dan lewat pemerintah saya ingin produk rosella ini menjadi salah satu produk unggulan dari bintan. “Saya ingin program one village one product ini bisa terwujud di Bintan lewat produk kopi rosella,” ucap Mia menutup sesi wawancara kami.

SHARE

NO COMMENTS