SHARE

Bintan, Isukepri.com – Sebanyak 329 Personil Polres Bintan dikerahkan dalam simulasi penanganan kericuhan saat pemilihan umum kepala daerah yang akan dilaksanakan pada Desember mendatang. Simulasi ini dipimpin langsung Kepala Kepolisian Resort Bintan, AKBP, Cornelius Wisnu Adji Pamungkas dihalaman Mapolres Bintan, Jum’at (21/8) kemarin.

Dalam simulasi tersebut menceritakan dimana masa yang tergabung dari berbagai elemen masyarakat dan partai politik yang merasa dicurangi dalam perhitungan suara yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bintan pada Pilkada 2015 ini. Karena kecewa, dalam skenario tersebut para demonstran membakar Kantor KPU.

Tindakan anarkis dari masa ini langsung ditanggapi cepat oleh Polres Bintan dengan menerjunkan berbagai tim pengamanan dari tim negosiator untuk menenangkan ribuan massa sebagai antisipasi agar tidak terjadi keributan lebih lanjut, personil shabara untuk menghalau gerakan massa, pasukan anti huru hara untuk menahan aksi anarkis massa, pasukan dari Brimob Pelopor II Polres Bintan yang dilengkapi peralatan tameng dan lainnya memukul mundur ribuan massa yang ricuh hingga mobil water cannon.

“Ini semua merupakan skenario dari simulasi yang dilakukan pihak Polres Bintan dalam mengamankan pelaksanaan Pilkada pada 9 Desember mendatang. Jika nantinya kejadiannya akan seperti ini, pasukan kita sudah bisa mengantisipasi maupun menindaknya,” ujar Kapolres Bintan, Wisnu.

Wisnu menambahkan, potensi serta tingkat kerawanan konflik gangguan Kantibmas sangat tinggi terjadi. Jadi dengan kewaspadaan inilah kita melakukan simulasi untuk mengetahui langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan. Untuk itu kita minta personil Polri harus siap mengantisipasi bahkan mengatasi berbagai ancaman gangguan selama pesta demokrasi berlangsung. (Zai)

SHARE

NO COMMENTS