SHARE

Batam, IsuKepri.com – Keterbatasan dan mahalnya harga daging sapi di sejumlah daerah, juga terjadi di Kota Batam. Akan permasalahan tersebut, Komisi Pengawasan Persaingan Usaha(KPPU)‎ dikabarkan sedang mempelajari permasalahannya.

Hal tersebut diakui oleh Ketua KPPU Kantor Perwakilan Daerah(KPD) Kota Batam, Lukman Sungkar. Lukman mengatakan, banyak faktor yang mungkin menjadi penyebab keterbatasan dan mahalnya harga daging sapi tersebut.

“Adanya dugaan, pihak importir daging melakukan penimbunan yang menyebabkan keterbatasan stok daging di sejumlah pasar. Dan hal tersebut, berakibat tingginya harga jual. Namun, kita masih ‘Menduga’ saja, karena kita harus mempunyai bukti yang kuat dahulu. Tapi KPPU pusat memang saat ini sedang memperlajarinya,” ujar Lukman, melalui sambungan telepon, Kamis (13/8).

‎Lanjutnya, faktor lain yang juga mungkin menjadi penyebab ialah jumlah daging impor yang dibatasi oleh Pemerintah Indonesia. “Hal itu juga mungkin, namun kita harus liat data – datanya dahulu. Kita belum tahu, apakah dengan membuka kran impor daging, akan mengembalikan harga semula,” katanya.

Sementara itu, harga daging di Kota Batam seperti yang terpantau di pasar Sungai Harapan, harga per-kilo untuk daging segar berkisar pada Rp120 ribuan‎. Dan, untuk daging es berkisar di Rp85 ribuan perkilo gram.(SUTIADI MARTONO)

SHARE

NO COMMENTS