SHARE

Bintan, Isukepri.com – Bobby, seorang oknum polisi berpangkat Bripda ngamuk dan memukuli Dendri Alfian (23), seorang penjaga warung internet di Jalan Barek Motor Kijang, Kecamatan Bintan Timur.

Kejadian yang menimpa Dendri pada Kamis (13/8) malam tersebut bermula saat korban menanyakan kepada Bobby jumlah makanan kerupuk yang dimakannya untuk dicatat dalam pembukuan.

“Bang tadi ambil kerupuk berapa bungkus?,” tanya korban kepada pelaku.

Bukanya menjawab,  Bobby malah ngamuk-ngamuk. “Matamu tak lihat ya, berapa bungkus aku makan. Kan aku baru makan satu bungkus,” jawab Bobby dengan nada keras seperti yang ditirukan Dendri.

Tidak lama setelah mengeluarkan pernyataan itu, Bobby langsung menarik baju korban hingga robek dan menariknya kepojok ruangan sambil menendang perut dan memukul wajah korban. Dendri menyadari yang dihadapi adalah polisi, hanya bisa pasrah menjadi bulan-bulanan oknum tersebut. Sementara pengunjung lain juga yang hanya menonton menyaksikan kejadian.

Bahkan setelah memukuli korban, oknum Polres Bintan yang selalu mendatangi tempat Dendri bekerja untuk bermain warnet itu juga mengancam agar perbuatanya tidak dilaporkan.

”Awas jangan ada yang melapor ya kalian semua. Kalau ada yang melapor, saya pecahkan kepala kalian,” ujar korban  menirukan ancaman tersebut pada awak media, Jumat (14/8).

Korban yang berharap keadilan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bintan Timur dan meminta Dendri melakukan visum di IGD RSUD Bintan.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bintan, AKP Andri Kurniawan akan menindak tegas dan memberikan sanksi kepada pelaku bila terbukti bersalah.

“Kita masih belum dapat laporan. Nanti kita cek dulu. Kalau memang itu benar, kita akan berikan sanksi disiplin pada yang bersangkutan,” ujar Andri melalui pesan singkat WhatsApp. (Zai)

SHARE

NO COMMENTS