SHARE

Batam, IsuKepri.com – Pemilihan kepala daerah untuk Kota Batam tahun ini, diperkirakan akan berlangsung sengit. Pasalnya, kedua calon Walikota Batam tahun ini, Muhammad Rudi dan Ria Saptarika merupakan orang yang pernah menjadi Wakil Walikota Batam.

Ria Saptarika pernah menjabat sebagai Wakil Walikota Batam untuk periode 2006 – 2011. Kala itu, dirinya berpasangan dengan Walikota Batam, Ahmad Dahlan. 

Sementara itu, Muhammad Rudi hingga saat ini menjabat sebagai Wakil Walikota Batam, untuk periode 2011-2016, juga mendampingi Ahmad Dahlan.

Kemudian pewarta, mencoba untuk menanyakan pendapat dari kalangan masyarakat yang langsung bersentuhan dengan keduanya selama menjabat.

Panglima Garda Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia(FSPMI) Kota Batam Suprapto‎ mengatakan, Ria dan Rudi merupakan putra terbaik daerah saat ini.

“Kedua-duanya ini adalah putra terbaik Batam saat ini, yang bisa membawa perubahan untuk Kota Batam,” ujar Suprapto, yang dihubungi melalui telepon seluler, Sabtu (8/8).

Lanjutnya, setiap tahun tuntutan buruh akan pengupahan di Kota Batam, baik Ria maupun Rudi, kedua-duanya berkenan untuk menemui buruh.

“Tapi kedua-duanya tidak bisa memutuskan karna masih Wakil Walikota jabatannya. Artinya antara pak ria dan pak rudi, masih peduli,” timbalnya.

“Untuk buruh sendiri, kita lihat sendiri kedua-keduanya sama kuat. Nanti kita akan lakukan pengamatan secara detail. Masih ada waktu 4 bulan untuk melakukan penilaian,” katanya.

Suprapto juga berharap untuk pemimpin Batam kedepan, bisa menyelesaikan masalah pengupahan. Namun, tidak meninggalkan norma dari undang – undang yang berlaku.

“Memasuki MEA 2015, kami harapkan pemimpin kedepan bisa meningkatkan kualitas para buruh, agar para buruh di Kota Batam, tidak kalah bersaing di MEA 2015 nanti,” ucapnya.

Disinggung mengenai, komunikasi intensif yang kedua calon Walikota Batam (Rudi dan Ria), Suprapto mengatakan, belum ada yang melakukan komunikasi intensif.

“Kita belum komunikasi intensif, kita baru melihat track record mereka. FSPMI tidak akan berpolitik, 
Suara FSPMI tidak akan terpecah. Namun, jika berpolitik Jaringan Simbol Pekerja Metal(JaS Metal). JaS Metal, yang isinya memang orang FSPMI tapi mereka adalah sayap politik dari FSPMI” tutupnya.(SUTIADI MARTONO)‎

SHARE

NO COMMENTS