SHARE

Bintan, Isukepri.com – Kepala Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Tanjungpinang, Abdul Hamid mengatakan pihaknya menghentikan pelaksanaan pencarian korban tenggelamnya kapal penyeludup rokok dari Bintan ke Malaysia. Pasalnya sampai saat ini Basarnas belum mendapatkan informasi yang lengkap terkait lokasi kejadian dan jumlah korban pastinya.

“Laporan yang kita peroleh dari pihak Pos TNI AL Tanjung Berakit lokasi kejadian berada di Perairan Perbatasan antara Bintan dan Malaysia. Namun lokasi tepatnya dimana kita belum ketahui begitu juga dengan jumlah korbannya, sehingga saat ini kita hanya bisa siaga saja,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telpon, Jum’at (21/8) kemarin.

Dikatakannya, ketika mendapatkan laporan adanya kapal penyeludup rokok yang tenggelam di perairan perbatasan antara Kabupaten Bintan dan Malaysia, Basarnas Tanjungpinang langsung melakukan koordinasi dengan instansi terkait baik TNI AL yang berada di Pos Kawal dan Berakit juga kepolisian serta aparatur pemerintahan setempat. Dari hasil koordinasi didapati ada korban yang selamat yaitu ABK kapal dan juga ada korban yang tenggelam yaitu nakhodanya. Menanggapi hal tersebut, pihaknya langsung menemui ABK yang selamat untuk menggali informasi dalam rangka pelaksanaan penyelamatan ataupun pencarian korban yang hilang.

“Tetapi dari hasil introgasi yang kita lakukan (Basarnas) kepada korban, belum ada kepastian atau tidak menemui titik terang. Selain itu, dikarenakan arus yang sangat kuat tentunya akan mempersulit kita memastikan dimana lokasi persis mayat korban” tambahnya.

Meskipun demikian, sebagai satuan yang bertugas dalam pencarian, pihaknya hingga saat ini masih menunggu informasi lanjutan.

“Jadi saat ini kita sedang menunggu informasi ataupun laporan dari instansi terkait maupun nelayan dan kapal-kapal yang lalu lalang di perairan sekitar kejadian,” pungkasnya. (Zai)

SHARE

NO COMMENTS