SHARE

Batam, IsuKepri.com – Pemko Batam melalui  Dinas Tatakota Batam menunda pengerjaan box culvert diseputaran Nagoya. Penundaan dikarenakan dalam waktu bersamaan di tahun ini jaringan pipa gas milik PT PGN juga dikerjakan.

Kepala Dinas Tatakota Batam Gintoyono Batong mengatakan, pemasangan pipa gas tersebut merupakan proyek strategis nasional sehingga tidak boleh dibenturkan dengan pengerjaan milik daerah.

“Tergantung PGN, kalau selesai tahun ini maka tahun depan kita(pengerjaan box culvert). kalau belum selesai kita tidak akan kerjakan,”ujar Gintoyono, Kamis (6/8).

Proyek strategis nasional itu tidak dapat dikerjakan secara bersamaan dengan pengerjaan box culvert tersebut. Ini diambil setelah dilakukan presentasi bersama di markas Polda beberapa waktu lalu. 

“Mereka mengerjakan, pihaknya akan menentukan titik lokasi,”tambahnya. 

Selain itu, kata Gintoyono, desain awal box culvert 1 x 1,5 meter akan ditambah besar menjadi 2 x 1,5 karena ternyata jaringan pipa gas yang terpasang juga besar.

Ia menjelaskan, bila PGN telah menyelesaikan pengerjaannya box culver ditempat tersebut, maka pipa pun akan dikandangkan, termasuk utilitas lainya.

“Jadi nanti, kabel listrik, telepon, air atau segala macamnya utilitas itu, di satu tempat saja. Karenanya dia harus besar, pipa gas ternyata juga besar. Nantinya box tersebut juga berfungsi sebagai drainase, jadi kita pertimbangkan debit airnya,”katanya.

Kata Gintoyono, sepanjang sepengetahunnya sistem box culvert ini belum ada di Indonesia sehingga nantinya akan menjadi pertama.

“Di Indonesia belum ada, saya lihat waktu magangkan di Malaysia oleh Bank Dunia, saya ketemunya di Serawak di jalan tol, dibawah saluran orang berdiri,”katanya.(SUTIADI MARTONO)

SHARE

NO COMMENTS