SHARE

Bintan, Isukepri.com – Kepiting bakau merupakan salah satu dari sekian banyak komoditas perikanan pantai yang mempunyai nilai ekonomis cukup penting. Pada awal mulanya kepiting bakau hanya dianggap sebagai hama oleh para petani tambak, karena kepiting seringkali membuat kebocoran pada pematang tambak. Namun, ketika kepiting mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi, kini keberadaannya banyak diburu dan ditangkap oleh para nelayan, bahkan sekarang ini kepiting bakau juga sudah banyak dibudidayakan secara tradisional di tambak.

Usaha budidaya penggemukan kepiting bakau merupakan salah satu peluang usaha yang sangat menjanjikan. Hal itu mengingat permintaan pasar ekspor akan kepiting bakau dari tahun ke tahun semakin meningkat, sehingga ekstensifikasi budidaya kepiting bakau mulai banyak dirintis oleh banyak orang di beberapa daerah.

Kepiting bakau memiliki banyak penggemar, sehingga tidak heran jika kepiting ini mulai banyak dibudidayakan. Pelanggan utama untuk kepiting bakau adalah restoran-restoran seafood, hotel berbintang, warung olahan seafood  dan lain sebagainya. Selain rasanya yang lezat, kepiting baku juga banyak dicari oleh konsumen karena nilai gizinya yang cukup tinggi, terutama zat protein. Permintaan untuk kepiting bakau diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat akan gizi yang semakin baik. Terutama setelah masyarakat mengetahui begitu pentingnya mengkonsumsi olahan hasil perikanan dan kelautan.

SHARE

NO COMMENTS