SHARE

Batam, IsuKepri.com –  Walikota Batam Ahmad Dahlan akhirnya menemui ribuan buruh yang melakukan aksi unjuk rasa di depan pintu gerbang masuk Gedung Pemerintah Kota Batam, Batam Centre, Selasa (20/10) siang.

Sebanyak 3000an buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia(FSPMI) dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia(SPSI) Kota Batam, menyambut hangat kehadiran sang Walikota.

“Kita kasih tepuk tangan untuk Walikota Batam, bapak Ahmad Dahlan, yang sudah hadir menemui kita,” teriak Panglima Garda FSPMI Kota Batam, Suprapto.

Dahlan memberikan jawaban yang diinginkan oleh buruh. Dirinya berjanji akan menyampaikan penolakan buruh akan pemberlakuan RPP Pengupahan kepada Pemerintah pusat.

“Kita akan sampaikan hal ini, saya sudah terima lampiran tersebut, dan nantinya hal itulah yang akan kita cantumkan bersamaan dengan surat pengantar yang langsung saya tandatangani, juga ketua DPRD Kota Batam. Jadi kita tidak akan ubah, kita akan sampaikan apa yang menjadi penolakan dari pihak buruh,” katanya.

Dahlan mengatakan, dirinya akan memperjuangkan kesejahteraan buruh yang ada di Kota Batam. “Kita sama – sama menginginkan buruh di Kota Batam sejahtera,” ucapnya.

Dahlan yang menemui ribuan buruh didampingi Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Riki Indrakari, Perwakilan BP Batam, Nur Syafriadi, salah seorang perwakilan buruh, Yoni, menutup sambutannya dengan meneriakkan ‘hidup buruh’ beberapa kali.

Dari pantauan, buruh yang mendengar jawaban Dahlan, beberapa waktu langsung meninggalkan lokasi aksi. Namun, buruh meneriakkan akan kembali mengawal jalannya penetapan upah minimum Kota yang akan ditetapkan pada bulan November 2015.‎(SM)

NO COMMENTS