SHARE

IsuKepri.com – Focus Group Discusion (FGD) Nusantara bersama kampus Unrika Batam mengelar diskusi bertajuk membangun ekonomi desa demi penguatan ekonomi nasional, Jum’at (23/10).

Kepada IsuKepri.com, Pj Wakil Rektor bidang kemahasiswaan Universitas Riau Kepulauan, Bosar Hasibuan mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memotret kondisi perekonomian pedesaan, terutama didaerah pesisir.

“Perekonomian di pedesaan atau wilayah pesisir perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Keberadaannya mampu menguatkan basis-basis pertahanan ekonomi, yang tidak terpengaruh pada perubahan ekonomi secara global,” katanya.

Hadir sebagai narasumber, Samsul Bahrum, Asisiten II Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Jadi Rajagukguk, Ketua Kamar Dagang dan Indisutri Kota Batam, serta Cahyo Budi Santoso, selaku Kaprodi Ekonomi Unrika Batam.

Syamsul Bahrum dalam paparannya menyebut bahwa beberpa kendala yang dihadapi oleh petani pedesaan adalaha mengenai sulitnya mengatur nilai atau harga jual produk.

“kenaikan harga tidak pada posisi petani, karena Indonesia bukan negeri economic culture. Economic culture sudah berada di tingkat dasar dan para petani tidak bermain di level tersebut,” katanya.

Petani sudah hands over (lepas tangan) dengan menghasilkan sesuatu yang dapat memberikan mereka penghasilan. Oleh sebab itu, pemerintah harus hadir dalam rangka membantu meningkatkan nilai produk yang dihasilkan petani.

SHARE

NO COMMENTS