SHARE

Batam, IsuKepri.com – Upaya PT Perusahaan Gas Negara (PGN) mengaliri gas keperumahan warga Batam disambut baik. Adanya sambungan langsung tersebut, penggunapun diharapkan tidak perlu takut untuk memanfaatkan.

Plt Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kota Batam Rudi Syakyakirti mengatakan, pemerintah sangat bersyukur karena Batam dapat dijadikan proyek percontohan dari PGN tersebut.

“Pemakaian gas kan langsung kerumah warga, dari tahun ini sampai tahun depan akan dipasang 5000 ribu sambungan. Ini sangat bagus,”ujar Rudi, Senin (26/10).

Ia menjelaskan, dengan adanya sambungan ini masyarakat yang mendapatkan tidak perlu takut, karena semua sudah melalui uji keamanan.

“Meski langsung tetap aman kok. Masyarakat tak perlu khawatir kalau meledak,”ujarnya.

Saat ini, pengerjaan pipa gas sedang dilakukan dikawasan Nagoya Batam. Gas di Indonesia sangat layak dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga. Sebab, cadangan gas bumi Indonesia bisa bertahan hingga 150 tahun dan bisa menjadi sarana swasembada energi nasional.

Nagoya menjadi target market PGN. Pipa PGN, nantinya akan dipasang di sepanjang Jalan Gajah Mada, dan bisa ditarik ke tempat bisnis dan perdagangan di sekitarnya.

Pipa untuk Nagoya ditarik dari pipa utama di Baloi hingga Harbour Bay. Sedangkan pasokan gasnya menggunakan aliran yang sudah ada.

Sampai saat ini, PGN masih menawarkan jaringan pipa Nagoya ke hotel, restoran, mal dan berbagai rumah toko dengan berbagai bisnis di kawasan itu.

PGN sendiri berkomitmen melayani seluruh sendi kehidupan masyarakat, seperti untuk bisnis, perdagangan, berbagai industri yang berkembang di kota itu dan pelanggan rumah tangga.

Khusus non komersil, pada 2015, PGN menargetkan untuk menyalurkan energi bersih ke 1.000 pelanggan rumah tangga baru dan saat ini sudah tersalurkan 70-80 persen dari target itu.‎(SM)

SHARE

NO COMMENTS