SHARE

Batam, IsuKepri.com – Ratusan orang pencari suaka asal Irak, Iran, Afganistan, Pakistan, Suriah dan Somalia datang ke Batam secara ilegal. Saat ini ditampung di Hotel Kolekta Nagoya, dengan bantuan dari International Organization for Migration (IOM) yang memenuhi semua kebutuhannya. Sebelumnya, para pencari suaka, sempat tinggal ditaman inspirasi yang terletak berseberangan dengan kantor Imigrasi kelas I Batam.

Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Imigrasi (Wasdakim ) Khusus Batam, Rafli menyampaikan bahwa statu 178 orang yang terdampar di Batam tersebut adalah berstatus para pencari suaka berdasarkan dokumen yang dibawanya.

Namun, pihaknya saat ini masih mendalami dan menyelidiki orang yang membawa mereka sampai ke Batam, pasalnya setiap diungsikan ke hotel tidak lama pasti akan ada pencari suaka lainya yang datang.

“Akan kita cari siapa di belakangnya, kami butuh verifikasi mereka, jangan sampai isu yang di luar sana membuat mereka (pencari suaka) berbondong masuk ke Batam,” kata Rafli.

Pencari suaka merupakan warga suatu negara yang memutuskan mencari tempat tinggal di negara lain, akibat konflik yang terjadi negara timur tengah membuat para penduduknya beramai-ramai meninggalkan negaranya.

Batam yang letaknya perbatasan dengan negara tetangga rupanya menjadi salah satu kota tujuan para pencari suaka untuk menyelamatkan diri.(SM)

SHARE

NO COMMENTS