SHARE

Jakarta, IsuKepri.com -‎ PT Pertamina (Persero) mengumumkan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamax series pada Kamis 10 Desember. 

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Ahmad Bambang mengatakan penurunan BBM non-subsidi akan dievaluasi setiap dua bulan. Ahmad menyebutkan, untuk prediksi harga BBM tahun depan, diprediksi kan terus mengalami penurunan. 

“Tahun depan harga BBM juga diprediksi akan turun,” ujar dia di Jakarta, Kamis (10/12/2015). 

Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto mengatakan, penurunan BBM non-subsidi  sudah berlaku per hari ini yakni sebesar Rp100 rupiah per liter. Pertamina menurunkan harga BBM Pertamax saat ini Rp8.750 per liter. 

BBM Pertamax Plus saat ini Rp9.650 per liter dan Pertamina Dex Rp9.850 per liter. Penurunan tersebut didasari karena penurunan harga minyak dunia yang mencapai USD37 per barel.‎

Hal yang sama mengenai penurunan harga BBM juga diutarakan Pemerintah melalui Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas), I Gusti Nyoman Wiratmadja Puja. Dirinya memastikan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar dan Premium. 
 
“Januari Insya Allah bisa turun Rp 500 per liter, untuk Premium tidak sampai Rp 500 per liter,” ujar Wiratmadja dalam konferensi pers di Gedung Ditjen Migas, Plaza Centris, Kuningan, Selasa (22/12/2015).

Dia menegaskan pengumuman penurunan harga tersebut akan disampaikan oleh Menteri ESDM Sudirman Said pada Rabu (23/12/2015). Namun, keputusan tersebut berlaku pada 1 Januari 2016.

“Besok siang disampaikan akan disampaikan sama pak menteri. Tapi berlakunya 1 januari,” kata dia.

 ‎

(Sumber : Mtn – BBS – Red)‎‎

SHARE

NO COMMENTS