SHARE

Batam, IsuKepri.com – PANCASILA tepat dan cocok bagi bangsa Indonesia, karena Pancasila ideologi plural dan terbuka, sesuai dengan kondisi masyarakat Indonesia yang plural, masyarakat Indonesia yang heterogen butuh payung bersama dan Pancasila hadir sebagai solusi. Demikian kesimpulan akhir dari materi yang disampaikan oleh Kepala Kemenag Kota Batam, Dr. H. Erizal, MH saat menjadi narasumber dalam kegiatan yang diselenggarakan Dewan Mahasiswa (DEMA) STAI Ibnu Sina Batam, Jumat malam (22/12) di Batam.

“Karakteristik masyarakat Indonesia sangat kompleks dengan keberagaman. Adapun karakteristik masyarakat Indonesia terdiri dari masyarakat yang multi akan aliran, etnis, agama, ras, bahasa, budaya, dan kepentingan. Keberadaan pancasila sebagai dasar dan pedoman hidup berbangsa dan bernegara adalah sebagai perekat kebhinekaan tersebut,” jelas Erizal dihadapan ratusan mahasiswa.

Erizal yang sebelumnya bertugas di Kemenag Kabupaten Bintan ini juga menjelaskan bahwa kehadiran ormas beragama harus berlandaskan kepada pancasila sebagai dasar bernegara demi terciptanya kerukunan umat beragama di NKRI.

“Maka melestarikan dan memlihara norma, nilai, moral, etika dan budaya yang hidup dalam masyarakat juga merupakan bagian dari terbentuknya ormas di Indonesia. Ormas juga berkewajiban untuk menjaga, memelihara dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa sesuai putusan MK No. 82/PUN/2013,” katanya lagi.

Hadir dalam seminar tersebut Pimpinan STAI Ibnu Sina, Sumiati dan narasumber yang berasal dari Badan Kesbangpol Batam, Agus Suyatno; Ketua MUI Batam, M. Effendi Asmawi; dan dari kalangan Akademisi UNIBA Fitri Yanti.