SHARE
Koperasi Bina Sejahtera Bintan

Bintan, Isukepri.com РKoperasi Bina Sejahtera Bintan merupakan koperasi yang bergerak pada jasa pelayanan transportasi yang beranggotakan supir-supir truk. Koperasi ini berdiri pada Juni 2018 lalu. Meskipun terbilang koperasi baru, namun koperasi ini sudah menjalin kersama dengan salah satu perusahaan besar di Kabupaten Bintan dalam pelayanan jasa truk bongkar muat.

MP Sinurat pria asli Kawal yang merupakan ketua dari Koperasi Bina Sejahtera Bintan saat dimintai keterangan mengatakan bahwa modal awal pendirian koperasi yang dipimpinnya ini berjumlah 15 juta dan saat ini sudah mendapatkan omset kurang lebih 9 juta perbulannya.

“Mayoritas anggota koperasi ini adalah supir truk. Kini ada 37 supir beserta truknya yang telah bergabung dengan koperasi ini untuk suatu tujuan yang sama,” jelas Sinurat singkat.

Koperasi Bina Sejahtera Bintan yang beralamatkan di jalan Swadaya Kawal Km. 23 Kecamatan Gunung Kijang ini juga memiliki 3 buah alat berat yang terdiri dari 2 buah loder dan 1 buah kobe yang biasanya juga disewa oleh perusahaan-perusahaan yang berkerjasama dengannya.

“Saat ini kami sedang berkerjasama dengan PT. BAI Bintan, dimana 1 harinya maksimal melakukan bongkar muat tanah dan pasir sebanyak 100 trip. Nantinya sopir truk akan menukarkan kupon yang didapatnya kepada kami, kemudian kami bayarkan setelah pekerjaannya selesai,” jelas dia lagi.

Sehari supir dibekali ongkos oleh koperasi sebasar 375ribu untuk bahan bakar, uang makan dan oprasional lainnya. Perhitungan selanjutnya yang diterima sopir beragam tergantung jarak tempuh, berat muatan, dan jumlah trip.

“Biasanya satu hari sopir bisa narik sebanyak 2-3 trip, setiap tripnya kami bayar 55ribu, dari angka tersebut ada 5ribu yang wajib disetorkan sopir kepada koperasi untuk pendapatan jasa anggota. Diakhir tahun keuntungan koperasi sebasar 40% akan dibagikan kepada seluruh sopir yang sudah menjadi anggota,” terangnya.

Sinurat selaku ketua koperasi berkeinginan mengembangkan koperasi ini dengan membentuk sebuah bengkel truk untuk mengakomodir semua perlengkapan dan suku cadang yang dibutuhkan oleh sopir truk.

“Niat saya ingin bangun sebuah bengkel bersama, jadi jika anggota kami mengalami masalah dengan truknya, bisa diselesaikan bersama-sama. Setidaknya ada ban truk dan suku cadang saja dulu,” jelas dia.

Usman mengatakan dengan adanya koperasi ini sedikit membantu perekonomian para sopir truk, karena sopir truk tidak perlu menunggu atau mencari job angkutan. Tak hanya itu, Usman kini juga sedang intens bernegosiasi dengan beberapa perusahaan di Bintan untuk penawaran kerjasama dalam jasa angkutan.

“Kita sedang melobby beberapa perusahaan di Bintan untuk kerjasama, salah satunya adalah PT. Tirta Madu,” ceritanya singat.

Usman optimis koperasi yang digawangi oleh dirinya ini mampu membantu proses pembangungan khususnya di Kabupaten Bintan. Dirinya juga berharap ada dukungan dari pemerintah daerah untuk membantu mengembangkan unit koperasi dan anggotanya.