Kini Apel Bisa Tetap Putih Meskipun Sudah Dikupas Kulitnya | Tur dan Kuliner | Forum

Kini Apel Bisa Tetap Putih Meskipun Sudah Dikupas Kulitnya | Tur dan Kuliner | Forum



 
You must be logged in to post Login


Lost Your Password?

Search Forums:


 






Minimum search word length is 4 characters – Maximum search word length is 84 characters
Wildcard Usage:
*  matches any number of characters    %  matches exactly one character

Kini Apel Bisa Tetap Putih Meskipun Sudah Dikupas Kulitnya

UserPost

2:26 pm
January 13, 2014


YaYa

tanjungpinang

Member

posts 59

Buah yang asam manis renyah ini memiliki kandungan vitamin dan serat. Akan tetapi jika dikupas biasanya warna apel menjadi kecokelatan dan kurang menarik. Namun, dengan rekayasa genetika buah ini tetap putih bersih meski dikupas.

Non browning merupakan versi rekayasa genetika baru yang dilakukan pada apel dan akan segera disetujui oleh USDA. Akan tetapi banyak petani apel konvensional yang prihatin tentang citra murni dari buah ini.

Ketika bagian dalam apel terkena oksigen, warnanya menjadi kecokelatan dengan cepat, sehingga tidak menarik bagi banyak pemakan apel, terutama anak-anak. Untuk mengatasi masalah ini, apel yang dijual di toko-toko, restoran cepat saji, sekolah dan tempat-tempat lain yang dimasukkan dengan bahan kimia antioksidan.

Pada tahun 2010, perusahaan bioteknologi Okanagan Speciality Fruits di Kanada meminta USDA untuk menyetujui rekayasa genetika apel yang tidak akan cokelat setelah diiris. USDA dalam waktu dekat ini akan menyetujuinya. Badan ini telah membuka kesempatan pada publik untuk memberikan komentar mengenai masalah ini sebelum membuat keputusan.

Jika apel, bernama "Arctic" disetujui, tidak akan diberi label GMO ketika sampai ke toko buah, kecuali undang-undang pelabelan transgenik berubah untuk sekarang ataupun kemudian. Seperti yang dilansir dalam Mnn (13/01/2014), petani apel khawatir produk baru ini akan mencemari citra apel sebagai buah sehat dan alami.

Menurut Christian Schlect, selaku Presiden Dewan Hortikultura Northwest, kekhawatiran terhadap masalah ini akan terjadi dalam pemasaran buah ini.

Schlect, melihat risiko bahwa konsumen yang menentang rekayasa genetika akan menghindari konsumsi apel, dan industri harus menghabiskan waktu dan uang yang berharga untuk menjaga kualitas GMO apel.

Temuan awal USDA menyebutkan apel GMO ini tidak lebih berbahaya dari apel yang konvensional. Saat apel Arctic sudah populer seperti Golden Delicious dan varietas Granny Smith, apel jenis Gala dan Fuji juga memiliki kemungkinan untuk di beri GMO. Ini merupakan varietas yang umum di sebagian besar toko buah.Kecuali ada label untuk membedakannya sehingga konsumen dapat memilih mana yang terbaik menurut mereka.

Sekarang ada cara untuk memberitahu produk segar dengan rekayasa genetika dari produk segar konvensional. Melalui stiker. Sebuah stiker dengan kode empat digit adalah non GMO, stiker dengan kode lima digit yang diawali dengan angka 8 berarti produk yang telah dimodifikasi secara genetik.

Jika konsumen membeli apel yang telah diolah maka tidak akan tahu apakah apel yang ia beli non GMO atau tidak. Jika apel transgenik disetujui, mungkin butuh beberapa kewaspadaan bagi mereka yang tidak ingin mengkonsumsi GMO


About the Isu Kepri.Com Forum

Forum Timezone: UTC 7

Most Users Ever Online: 57

Currently Online:
8 Guests

Currently Browsing this Topic:
1 Guest

Forum Stats:

Groups: 3
Forums: 36
Topics: 771
Posts: 1143

Membership:

There are 878 Members

There is 1 Admin
There are 2 Moderators

Top Posters:

adnina – 564
YaYa – 59
tekanenter – 43
seherbalcom – 41
handayani – 32
Andria Van Persie – 32

Recent New Members: RadenES, irgimnur, YaYa, Rizky Rizky, Mas Cay, arifin

Administrators: Admin Isu Kepri (3 Posts)

Moderators: Andria Gutama (133 Posts), suprapto (85 Posts)