Blog Page 3

Ray Duta Knalpot, Bengkel Knalpot Terbaik Tanjungpinang

0
Bang Ray owner Bengkel Duta Knalpot Tanjungpinang saat ditemui di Bengkelnya belum lama ini.

Tanjungpinang, Isukepri.com – Knalpot merupakan saluran keluar dari sisa pembakaran mesin kendaraan baik mesin sepeda motor maupun mobil. Dalam jangka waktu tertentu, knalpot kendaraan biasanya punya masalah seperti bocor, tersumbat dan masalah lainnya.

Penanganan masalah knalpot biasanya bisa di atasi dengan cara pengelasan dan cara lainnya. Diwilayah Tanjungpinang sendiri terdapat beberapa bengkel knalpot salah satunya yakni Bengkel Ray Duta Knalpot yang berada di Jalan Ahmad Yani Km. 5 tepat di samping gapura Jalan Kuantan.

Bang Ray owner Bengkel  Duta Knalpot mengaku mulai menggeluti  usaha jasa layanan knalpot sejak tahun 2003, dimana ketika itu dirinya selalu berpindah-pindah daerah.

\”Kalau di Tanjungpinang sejak tahun 2010, sebelumnya saya pernah buka di Duri tahun 2003, Pekanbaru tahun 2004, kemudian pindah lagi ke Batam tahun 2006,\” jelas pria kelahiran Aceh, November 1982 saat ditemui belum lama ini.

Karirnya di dunia usaha pelayanan jasa knalpot dimulai dari menangani masalah kenalpot motor yang kemudian terus melejit hingga mahir menangani knalpot mobil. Menurut Bang Ray jasa knalpot merupakan unit usaha yang sangat jarang atau limited karena ruang pengerjaannya yang sempit (kolong mobil) sehingga perlu keahlian khusus,  ketelitian serta kehati-hatian.

\”Soal kualitas pengerjaan knalpot disini bergaransi, kami jamin hasilnya memuaskan konsumen. Pengalaman saya selama buka disini, sama sekali belum ada yang komplain mengenai pengelasandan pemasangan knalpot,\” tutur Bang Ray meyakinkan.

\"Bang

Walaupun jasa pelayanan Bang Ray khusus untuk kendaraan roda 4 atau lebih, namun Bang Ray juga melayani konsumen bersepeda motor. Bisanya mobil operasional pemerintah Provinsi Kepri, Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan yang ada masalah dengan knalpot selalunya Bang Ray yang tangani.

\”Semua jenis kenalpot baik mobil, truk dan motor bisa kita atasi disini. Kita lihat dulu apa masalahnya dan bagaimana solusinya,\” timpal Bang Ray lagi.

Bahkan kata Bang Ray, bengkel knalpotnya kini sudah diakui dan menjalin mitra dengan bengkel-bengkel mobil di Tanjungpinang. Pembaca yang punya masalah dengan knalpot kendaraan bisa langsung berkonsultasi dengan Bang Ray untuk kemudian di tangani olehnya.

\”Yang masih bingung dengan keberadaan bengkel Duta Knalpot kami sarankan menggunakan aplikasi google map. Atau langsung telpon ke nomor saya 081270692500,\” jelas Ayah 2 anak ini.
Tak hanya menangani masalah knalpot, bengkel Ray Duta Knalpot juga menjual berbagai jenis kenalpot mobil yang berasal dari Jakarta, Bekasi, Purbalingga dan Malang.

\”Harganya bervariasi mulai Rp 250.000 hingga Rp 1,7 juta tergantung jenis merek dan kualitasnya. Mereknya ada HKS, FUJISHUBO, TANABE, DRONEL, OMEGA, dan JS RACING, REMUS,5ZIGEN dll. Ada yang berbahan stenlis, gafanis, dan plat hitam biasa,\” terang Bang Ray menceritakan.

Bang Ray berharap usahanya ini bisa terus eksis melayani keluhan konsumen terkait kondisi knalpot kendaraannya. Dirinya juga mengaku selalu memberikan yang terbaik pada semua konsumen.

\”Buat saya kepuasan pelanggan itu nomor 1, jadi ceritanya walaupun bengkelnya kaki lima, tapi pelayanannya rasa bintang 5,\” kata Bang Ray sambil bercanda.

Koperasi di Bintan Ikuti Pelatihan Manajemen Berbasis Online

0
Pelatihan Manajemen Koperasi Berbasis Online

Bintan Isukepri.com – Sebanyak 30 pelaku Koperasi di Kabupaten Bintan antusias mengikuti pelatihan manajemen perkoperasian berbasis online yang di gelar Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Riau, Senin (27/8) lalu.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Hermes Agro Resort and Convention Center, Kawal – Kabupaten Bintan ini bertujuan agar koperasi mampu mengembangkan sekaligus perluasan jaringan dalam rangka memajukan unit-unit usaha yang dikelola koperasi melalui sistem informasi berbasis online.

Acara tersebut dibuka oleh sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepri, Faturrahman, SE dan  dihadiri anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari serta narasumber dari Kementerian Koperasi dan UKM RI, Dr. Sanata.

\"IMG_4262

Dewi Kumalasari dalam sambutannya menyampaikan bahwa koperasi sebagai penopang perekonomian daerah dan nasional harus mampu memanfaatkan berbagai media online.

“Zaman semakin canggih dengan adanya internet dan sosial media. Ini kesempatan yang baik bagi koperasi dalam mengembangkan unit-unit usaha bila mampu memaksimalkan media online sebagai salah satu strategi promosi dan pemasaran produk yang dihasilkan oleh koperasi,” ujar anggota komisi IV DPRD Kepri tersebut.

Dikatakannya, arus informasi pada saat sekarang ini berkembang begitu cepat melalui media sosial berbasis online sehingga koperasi perlu mengambil kesempatan dalam mempublikasi kegiatan– kegiatan perkoperasian sehingga lebih dikenal masyarakat luas.

Selain itu, lanjut Dewi, pengelolaan manajemen koperasi juga harus dilakukan secara baik dan terbuka sehingga terbangun sikap saling percaya sesama anggota koperasi.

“Lewat media online seperti website dapat menampilkan laporan terkait kegiatan koperasi seperti laporan keuangan dan sebagainya. Ini sebagai wujud tranparansi pengurus kepada anggota sehingga pengelolaan koperasi terkesan lebih profesional dan terbuka,” katanya

Salah seorang peserta pelatihan, Kurniawan menuturkan bahwa koperasi saat ini perlu beraktualisasi agar mampu memberikan nuansa baru mengingat kebutuhan akan informasi oleh masyarakat menjadi hal yang paling penting sehingga manajemen koperasi perlu mengambil langkah-langkah strategis dalam usaha mempertahankan eksistensi sebuah koperasi melalui jaringan online.

“Keberadaan Koperasi sebagai salah satu bentuk dari badan usaha, tentu saja sangat membutuhkan manajemen yang baik, maka dari itu, sesuai dengan apa yang telah disampaikan oleh ibuk Dewi merupakan terobosan dalam mencapai tujuannya koperasi bisa berjalan dengan baik dan benar,” jelasnya. (Ms)

ABII KISANG, OLEH-OLEH KERIPIK PISANG KHAS KAMPUNG BUGIS

0
Zainal Abidin Syah atau akrab disapa Abii saat mengenalkan produk kripik pisang miliknya.

TANJUNGPINANG – Zainal Abidin Syah atau akrab disapa Abii, dia adalah pemuda kelahiran Kampung Bugis, 02 Desember 1992. Putra bungsu dari pasangan Bapak Saarin dan Ibu Eliya Rosa ini kini menjalankan usaha kuliner keripik pisang dengan varian rasa seperti; Grentea, Cokelat, Keju Asin, dan Balado Pedas. Keripik pisang diproduksi Abii bersama keluraganya di Kampung Bugis tepatnya di Jalan Abdul Rahman No. 18 RT 03 RW 01, Tanjungpinang Kota.

Abii mengaku sudah hampir 4 bulan menjalani usaha kuliner keripik pisang yang disingkatnya menjadi Kisang, kemudian dipadukan dengan nama akrabnya, dan menjadi brand dari produknya. Abii Kisang ini awalnya hanya dikosumsi oleh masyarakat disekitar Kampung Bugis, khususnya saudara dan kerabat Abii sendiri. Sebelum menjalankan usaha kuliner keripik pisang, Abii mengaku pernah juga memproduksi dan menjual sate ayam krispi dan usaha kuliner lainnya. Abii yang merupakan lulusan dari SMK Negeri 2 Tanjungpinang tahun 2011 ini memang senang melakukan inovasi makanan menjadi sesuatu yang baru, hal ini sesuai dengan jurusan yang dipilihnya yakni jurusan tata boga.

“Sebelum fokus pada usaha kuliner keripik pisang, saya juga pernah menjalankan usaha kuliner sate ayam krispi dan beberapa makanan lainnya. Namun menurut saya keripik pisang lebih menjanjikan, lebih sederhana, mudah dari segi produksi dan bahan bakunya,” jelas Abii, Sabtu (18/11) siang di rumahnya jalan Abdul Rahman No. 18 RT 03 RW 01 Kampung Bugis.

Abii yang dikenal sumpel dan banyak teman berhasil mengenalkan keripik pisang hasil produksinya bersama keluarga menjadi jajanan yang gemar dinikmati oleh saudara dan teman-teman sekitar saat bersantai.

“Awalnya saya coba tawarkan keripik pisang ini kepada teman-teman dekat saya dan masyarakat disekitar sini. Alhamdulillah cocok rasanya dilidah mereka, apa lagi keripik pisang saya ada varian rasanya,” cerita Abii singkat.

Disela-sela kesibukkannya memproduksi keripik pisang, Abii juga bekerja di salon Blow & Go yang berada di ruko samping Mall Ramayana, Jalan Wiratno Tanjungpinang. Abii mengatakan biasanya dia dan keluarga mampu mengolah 10kg pisang yang kemudian diproduksi menjadi keripik pisang. Setelah pisang yang diolah menjadi keripik, keripik tersebut kemudian diberikan bumbu sebagai penikmat rasa sebelum dimasukkan ke dalam kemasannya.

\"Kemasan

“Kami disini membagi tugas mulai dari mengupas pisang, cuci dan menipiskannya, terus di goreng, tiriskan, kemudian dibumbui, hingga tahap pengemasan serta pemasarannya. Kalau ada teman-teman di Pinang yang order, biasanya saya minta mereka datang ke salon tempat saya kerja atau saya antarkan sepulang kerja. Satu bungkus 100gram saya jual seharga Rp. 10000, dan Rp. 70000 untuk harga per kg-nya,” terang Abii lagi.

Siapa sangka kini penjualan keripik pisang Abii sudah sampai ke Tanjung Balai Karimun dan Dabo Lingga. Abii berkeinginan produk keripik pisang miliknya bisa bersaing dengan jajanan kuliner lainnya dan menjadi ole-ole khas Tanjungpinang dari Kampung Bugis. Tak hanya itu dirinya juga ingin bersaing dipasar internasional.

“Mimpi saya ingin bersaing dipasar lokal, seperti dikawasan wisata di Kepulauan Riau hingga ke negara tentagga seperti Malaysia dan Singapura. Keripik pisang saya bisa bertahan 2 minggu jika tidak menggunakan vakum, namun jika di vakum bisa bertahan selama 1 bulan lamanya,” jelas Abii.

Omset Abii kini sudah mencapai Rp. 200.000 per harinya. Abii saat ini berusaha ingn terus mengembangkan usaha kuliner keripik pisang ini dengan melakukan berbagai strategi seperti melibatkan teman-temannya menjadi endorse untuk mengenalkan produknya kepada masyarakat luas.

“Kedepan saya akan mencoba berkerjasama dengan teman saya yang berbakat mengenalkan produk-produk yakni pemilik akun Instagram @Joyagh dan mendistribusikan ke pusat perbelanjaan ole-ole di Tanjungpinang seperti di pelabuhan, bandara dan tempat lainnya,” ungkapnya semangat.

Pesan Abii kepada pemuda khususnya di Provinsi Kepulauan Riau yakni cobalah sesuatu yang baru dan jangan takut untuk mencoba serta memulai sebuah usaha. Menurutnya dalam berwirausaha jangan pernah membatasi potensi dan kemampuan diri sendiri.

Kedai Kopi Batu 10, Destinasi Kuliner Unggulan

0
Kunjungan Ust. Derry Sulaiman dan Sakti ex. gitaris Sheila on 7 beberapa waktu lalu

Tanjungpinang, Isukepri.com – Bila berkunjung dan berlibur ke Kota Tanjungpinang, tidaklah lengkap rasanya jika tidak mencoba  sajian aneka kuliner  yang tersedia di gerai-gerai penyedia makanan dan minuman di negeri Gurindam Duabelas.

Salah satu restoran atau kedai yang bisa menjadi refrensi tempat anda bersantai sambil menikmati kuliner bersama orang-orang tersayang adalah Kedai Kopi Batu 10. Ya, tentu saja anda perlu tau kata \”batu\” dalam istilah masyarakat Tanjungpinang adalah kilometer. Artinya, kedai Kopi Batu 10 terletak di jalan D.I Panjaitan kilometer sepuluh tepatnya dipertigaan antara jalan menuju Tanjung uban, Pasar Bintan Center dan arah ke kilometer 9. Sangat strategis bukan? Letak yang berdekatan dengan kawasan pasar Bintan Center, menjadikan kedai Kopi Batu 10 selalu ramai dikunjungi oleh penikmat kuliner Tanjungpinang.

\”Setiap harinya tak kurang dari lima ratus orang silih berganti untuk makan dan minum di kedai ini\” ungkap Suprapto, pengelola Kedai Kopi Batu 10.

\"Suasana

Meskipun cafe dan kedai kopi di Tanjungpinang kian menjamur, namun Kedai Kopi Batu 10 tetap menjadi destinasi kuliner unggulan bahkan pengunjungnya semakin meningkat setiap harinya terutama pada hari libur dan weekend. Selain lokasi yang mudah diakses, Kedai Kopi Batu 10 memiliki fasilitas layaknya restoran dengan tempat yang besar dan lahan parkir yang luas sehingga para pelanggan merasa nyaman meletakkan kendaraan mereka. Selain itu, tentunya harga yang terjangkau juga menjadi pilihan konsumen.

\”Disini tempatnya luas, lahan parkir memadai dan harganya merakyat sekali\” ujar Andi, salah satu pelanggan setia Kedai Kopi Batu 10.

Memberdayakan Beberapa Usaha Mikro
Pengelolaan Kedai Kopi Batu 10, tidak serta merta berorientasi pada keuntungan semata. Selain fokus kepada rasa kopi yang nikmat, terdapat 13 usaha mikro yang menjadi mitra dengan kedai yang beroperasi pada 04 Desember 2017 tersebut. 13 usaha mikro ini bervariatif diantaranya pedagang lontong, sop ikan, mie goreng, aneka bubur, prata, mie lendir, nasi briyani, sop ayam, bakso dan gado-gado.

Keberadaan mitra ini juga menjadikan menu di Kedai Kopi Batu 10 semakin lengkap sehingga konsumen dapat memilih sesuai selera masing-masing tentunya dengan harga yang tak membuat anda merogoh kocek dalam-dalam.

Beroperasi mulai pukul 6 pagi hingga 10 malam, para pedagang tersebut bertungkus lumus menyajikan dan memenuhi orderan pelanggan dengan layanan terbaik. Hal ini berbanding lurus dengan omset mereka yang lumayan tinggi.

\”Sejak berdagang disini, Alhamdulillah ada peningkatan omset dibandingkan sebelumnya. Lelahpun terbayarkan dengan penghasilan yang sesuai.\” kata Ida salah satu pedagang yang menjadi mitra Kedai Kopi Batu 10. (**)

Pelatihan Pemasaran Online Bagi UKM Se-Provinsi Kepri

0
Peserta Pelatihan berfoto bersama panitia dan narasumber

Batam, Isukepri.com – Kemajuan teknologi informasi dewasa ini melaju dengan pesatnya, Media sosial yang kini sudah menjadi kebutuhan pokok bagi setiap masyarakat, setiap individu kini harus meningkatkan pengetahuannya tentang IT, bagaimana tidak hal-hal sekecil apapun kini sudah masuk ranah digital, salah satunya dalam pemasaran.

Penggunaan internet dan gedget saat ini, memacu pergeseran pola pemasaran pada aspek industri bisnis global. Pemasaran menggunakan kekuatan internet berbasis android, menjadi cara baru para pelaku usaha yang jeli melihat paradigma calon konsumennya.

Di Kepulauan Riau terdapat UKM yang begitu banyak, namun hanya sebagian yang sudah mulai memasarkan pruduknya melalui layanan online dengan memanfaatkan media sosial. Untuk itu Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Riau mengadakan pelatihan pemasaran berbasis online bagi pelaku usahan kecil menengah.

Hal ini bertujuan agar para pelaku usaha dapat memperluas jangkauan pemasaran produk-produk yang dihasilkan dengan menggunakan android sehingga dapat meningkatkan nilai profit pada UKM masing-masing. Bertempat di Ballroom Hotel Batam City, Kota Batam kegiatan menghadirkan narasumber Shanty A. Devi dan Sherlyana dari www.blanja.com Jakarta.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 25-27 Juli 2018 tersebut melibatkan 100 pelaku UKM se-Provinsi Kepri dan di buka oleh Kabid Pengawasan dan Pemeriksaan Dra. Risna Sasmita,M.Si yang didamping oleh Kepala Seksi Peningkatan Kualitas SDM Koperasi, Adhe Fajar Haerika,SE.

“Saat ini pemasaran secara online mulai banyak dilirik oleh pelaku usaha kecil di beberapa daerah di Indonesia. Tapi untuk di Kepri jumlahnya belum terlalu banyak. Untuk itu pemerintah daerah tentu perlu mendorong melalui kegiatan pelatihan,” kata Risna dalam sambutannya.

“Harapan kami dalam kegiatan ini adalah tidak berhenti pada pelatihan ini saja, melainkan para peserta dapat mengimbaskan pengetahuan yang di peroleh dalam kegiatan ini dan mengimplementasikannya bagi mengembangkan cara pemasaran dengan lebih baik ke depan,” tambahnya.

Shanty dalam paparannya mengungkapkan saat ini pengguna internet jumlahnya lebih dari 1 milyar orang sehingga pangsa pasar secara online patut diperhitungkan baik oleh pengusaha perorangan, UKM, maupun Enterprise.

“Melalui e-Marketing, perusahaan lokal dan kecil, dengan sumber daya yang terbatas, dapat melakukan pemasaran global dan menjadi besar. Bahkan beberapa perusahan internasional telah mengubah strategi pemasaran mereka menjadi online,” ungkapnya.

Kegiatan ini berjalan lancar dan mendapatkan tanggapan positif dari para peserta yang terdiri dari pelaku usaha berbagai bidang. Diharapkan semakin banyak orang yang memahami strategi pemasaran online atau marketing online untuk bisnis dan usaha mereka maka semakin luas jaringan usaha yang dihasilkan bahkan mampu merambah hi

ngga pasar global.(**)

RM. Seafood Ballond Alim Sediakan Sajian Kuliner Laut Segar dan Murah

0

Bintan, Isukepri.com – Rumah makan (RM) Seafood Ballond Alim yang terletak di bawah jembatan 6 lintas barat Kabupaten Bintan tepatnya di Desa Kuala Sempang Kecamatan Seri Kuala Lobam menyediakan sajian aneka makanan laut (seafood) dengan rasa yang nikmat dan harga tak membuat kantong anda tipis atau terbilang cukup merakyat.

Pencinta seafood segar, tempat ini  sangat cocok untuk menikmati makan bersama rekan sejawat atau keluarga. Menu yang ditawarkan juga sangat bervariasi. Terdapat rajungan rebus , asem pedes ikan kakap merah, cumi goreng tepung, kangkung belacan, dan gonggong rebus sebagai menu khas dan paling dominan diminati pengunjung.

\"Pengunjung

Tempat yang tersedia sangat nyaman, diatas laut dan terbuka sehingga anda leluasa menikmati kuliner khas laut dengan suasana angin yang sepoi-sepoi. Terbayang bukan seperti  makan di tepi pantai. Hanya saja jalan menuju lokasi agak terpencil dikarenakan tidak berada di jalur utama.

Salah seorang karyawan RM. Ballond Alim, menuturkan pengunjung restoran yang datang lebih sering dari luar daerah, bahkan tak sedikit wisatawan asing kerap menghabiskan waktunya di tempat ini.

\”Biasanya yang kesini orang dari Batam atau Tanjungpinang. Ramainya pas moment libur atau diakhir pekan. Turis-turis juga sering kemari,\” ujar wanita yang enggan namanya disebutkan.

Bahkan, rumah makan telah beroperasi dua tahun terakhir ini memiliki pelanggan tetap yang kerap memesan tempat sebelum berkunjung.

Bagi anda yang penasaran, silahkan kunjungi RM. Seafood Alim, dijamin anda akan puas dengan kuliner laut yang tersedia.

Suara Masyarakat

CLOSE

Thank you!

Please fill out the form below.

Name *
Email *
URL (include http://)
Subject *
Question *
* Required Field